Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sinopsis Serial Young Sheldon: Kisah Anak Jenius

Young Sheldon adalah sebuah serial komedi asal Amerika Serikat yang pertama kali tayang di channel CBS pada tahun 2017. Serial ini menceritakan tentang seorang anak kecil jenius bernama Sheldon Cooper.


Serial ini merupakan prekuel dari The Big Bang Theory. Serial ini mengisahkan kisah Sheldon Cooper kecil sebelum The Big Bang Theory. Serial ini dibuat oleh Steven Molaro dan Chuck Lorre. Sampai saat artikel ini terbit, Young Sheldon sudah mencapai season ketiga. Jika sesuai dengan rencana, maka season keempat serial ini akan mulai tayang pada akhir tahun 2020.

Sinopsis

Sheldon Cooper adalah seorang anak jenius yang hidup di Texas, Amerika Serikat. Sejak kecil dia sudah memiliki kemampuan intelejensi di atas rata-rata. Pada usia 9 tahun bahkan Sheldon sudah dimasukkan ke sekolah menengah berkat kecerdasannya.

Guru-gurunya bahkan menyerah mengajarnya karena tak banyak yang bisa mereka ajarkan. Bahkan terkadang Sheldon mempertanyakan kredensial guru-gurunya saat memberikan penjelasan yang keliru atau saat mereka tak mampu menjawab pertanyaan yang diajukannya.

Kecerdasannya bagai dua sisi mata uang. Di satu sisi itu membuatnya memiliki pengetahuan yang sangat luas yang tak dimiliki oleh anak seusianya. Tapi di sisi lain hal itu membuat dirinya hampir tak memiliki kehidupan sosial. Kecerdasannya membuat dirinya susah bergaul dengan orang lain. Saat di sekolah dia bahkan hanya memiliki seorang teman.

Kemampuan sosialnya yang tak berkembang membuatnya menjadi tak peka dengan perasaan orang lain. Dia seringkali tak sadar sudah menyakiti perasaan orang lain (walaupun sebenarnya hal yang dikatakannya adalah benar).

Sheldon hidup dalam sebuah keluarga yang sederhana. Dia memiliki ibu yang overprotektif. Sedangkan ayahnya adalah guru olahraga di sekolah menengah tempatnya bersekolah. Sheldon memiliki seorang saudara perempuan dan seorang saudara laki-laki yang malah kebalikan dari Sheldon.

Serial ini mengisahkan perjalanan Sheldon kecil yang melalui berbagai hal yang kemudian membentuk kepribadian Sheldon Cooper dewasa pada The Big Bang Theory.

Review singkat

Saya sebenarnya tidak pernah menonton serial The Big Bang Theory secara penuh. Saya hanya menonton serial tersebut melalui kompilasi cuplikan-cuplikan video pendek di youtube. Saya sebenarnya tak begitu tertarik dengan The Big Bang Theory.

Tapi karena suatu kebetulan, pada saat itu algoritma youtube merekomendasikan cuplikan serial prekuel The Big Bang Theory, Young Sheldon. Dan saya langsung jatuh cinta pada serial ini. Ceritanya menurut saya bahkan lebih menarik daripada The Big Bang Theory. Kelakuan Sheldon kecil sukses bikin saya tertarik untuk menonton lebih lanjut serial ini secara penuh.

Akting karakter di dalamnya benar-benar memukau. Akan sangat sulit untuk memerankan karakter seorang anak jenius dengan dialog-dialog sains rumit yang bahkan orang dewasa pun akan sulit mengerti. Tapi Iain Armitage berhasil melakukan itu semua dengan sempurna.

Karakter pendukung lainnya juga tak kalah menarik untuk diikuti. Pemeran Marry (Ibu Sheldon) berhasil memerankan seorang ibu yang overprotektif, pilih kasih, yang selalu mengutamakan Sheldon dibandingkan anaknya yang lain. Belum lagi karakter lainnya, Missy (saudara perempuan Sheldon), Georgie (saudara laki-laki Sheldon), dan George Sr (ayah Sheldon) yang juga melakukan perannya dengan sangat baik. Mereka seolah-olah seperti keluarga sungguhan.

Kesimpulannya saya sangat menyukai dan menikmati serial ini. Akting para aktor dan aktrisnya sempurna. Serial ini penuh sarkasme yang menusuk dan kocak. Tapi mungkin serial ini bakal kurang cocok jika kamu tak suka komedi model sarkasme yang terkadang agak ofensif, karena memang disana letak kekuatan serial ini.

Post a Comment for "Sinopsis Serial Young Sheldon: Kisah Anak Jenius"